Diskusi Nyamuk Batavia–Kamis 13 Mei 2004, 19.00 WIB

Komunitas Tanjung34 bekerja-sama dengan Komunitas Bambu dan Panitia 80 Tahun Sitor Situmorang mengundang anda untuk menghadiri ngobrol-ngobrol sejarah mikro mengenai nyamuk-nyamuk Batavia. Narasumber: J.J. Rizal, sejarawan Betawi.

Acara diselenggarakan di Jl. Tanjung No. 34, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis 13 Mei 2004, pukul 19.00 WIB.

Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:
Agus: 0856.859.1698
Rani: 0818.167.090

Siapa menyangka bahwa nyamuk pernah menjadi kontributor terbesar bagi keruntuhan Jakarta tempo dulu? Batavia yang dibangun dengan mencontoh gaya kota-kota Belanda, yaitu rumah berderet-deret dengan kanal-kanal berpagar pepohonan rindang, telah memberikan sarang ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Anopeles sundaicus, si belang kecil sumber remiterrende rotkoorsten (demam maut), febres ardentes, malignae et putridae mort de chien (demam parah, jahat dan busuk, serta mati mendadak)–deman yang kemudian dikenal sebagai malaria.

Soal nyamuk di Jakarta tempo dulu telah menarik sejarawan seperti F. de Haan, Dennys Lombard, Leonard Blusse, Susan Abeyesekere, serta mengundang kritik dari Muhammad Husni Thamrin di Volksraad sampai Megawati—yang baru kaget belakangan hari. Antara tahun 1733 dan 1795 penduduk Jakarta kehilangan 85.000 penduduknya. 20 persen dari 485.000 orang Kompeni yang berangkat dari Belanda mati diserang gigitan nyamuk.

Sekarang memang bukan gilirannya Anopeles sundaicus. Tapi Jakarta abad 21 tetap menjadi sarang nyamuk dan tibalah Aedes aegypti yang menjadi raja kematian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: